Jumat, 03 April 2026

Detail Berita

Selasa 31 Maret 2026 Berita Terkini

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Ditutup, Pasokan Energi Nasional Terjaga Aman

Ringkasan Berita

Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi ditutup pada Selasa (31/03/2026) di Kantor BPH Migas, Jakarta, setelah memastikan penyaluran energi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar.

Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi ditutup pada Selasa (31/03/2026) di Kantor BPH Migas, Jakarta, setelah memastikan penyaluran energi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah berjalan aman dan lancar. Penutupan Posko dilakukan oleh Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan sekaligus menandai berakhirnya masa siaga yang telah berlangsung sejak 12 hingga 31 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Yudhiawan menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan Posko RAFI 2026 dapat dilalui tanpa gangguan berarti, meskipun dihadapkan pada pada tantangan global yang dinamis, seperti kondisi geopolitik dunia yang kurang kondusif.

“Rangkaian kegiatan Posko Hari Raya Idulfitri Tahun 2026 telah berhasil kita lalui dengan aman, lancar, dan terkendali,” ujar Yudhiawan.

Selama periode RAFI, Kementerian ESDM melalui sinergi lintas subsektor memastikan ketersediaan dan distribusi energi, meliputi bahan bakar minyak (BBM), LPG, gas bumi, hingga tenaga listrik tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia. Posko Nasional juga berperan dalam mengawal kebutuhan energi di jalur mudik, kawasan wisata, serta pusat kegiatan ekonomi.

Yudhiawan turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam Posko Nasional Sektor ESDM. Sinergi tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, BMKG, Badan Pengatur Jalan Tol, serta badan usaha di bidang BBM dan LPG, gas bumi, dan ketenagalistrikan.

Lebih lanjut, Yudhiawan menegaskan bahwa kondisi aman dan terkendali tidak hanya berdasarkan laporan harian Posko, tetapi juga hasil pemantauan langsung ke sejumlah wilayah, seperti Padalarang (Jawa Barat), Semarang, dan Batang (Jawa Tengah).

Sementara itu, Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati melaporkan bahwa kondisi pasokan tenaga listrik selama periode RAFI 2026 secara umum berada dalam kondisi aman.

“Dari 24 sistem yang terus menerus dipantau, terdapat 17 sistem yang beroperasi secara normal atau tidak pernah terjadi siaga maupun defisit selama periode Posko,” papar Erika.

Pada Hari Raya Idulfitri 21 Maret 2026, realisasi daya mampu pasok (DMP) sistem tenaga listrik nasional mencapai 49.718,27 MW, dengan beban puncak (BP) sebesar 35.022,10 MW. Angka tersebut merupakan beban puncak terendah selama periode Posko RAFI 2026. Sementara itu, cadangan daya tercatat sebesar 14.695,97 MW, menjadi yang tertinggi sepanjang periode tersebut.

Keberhasilan penyelenggaraan Posko Nasional ESDM RAFI 2026 ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional, khususnya pada periode dengan tingkat konsumsi dan mobilitas masyarakat yang tinggi. (RO)

Dipublikasikan: Selasa 31 Maret 2026