Jumat, 03 April 2026

Detail Berita

Selasa 31 Maret 2026 Berita Terkini

Ditjen Ketenagalistrikan Percepat Adaptasi Digital Lewat Pelatihan Microsoft 365

Ringkasan Berita

Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menyelenggarakan pelatihan Microsoft 365 sebagai upaya mempercepat transformasi kerja digital dan meningkatkan kolaborasi berbasis teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Perpustakaan Ditjen Ketenagalistrikan pada Selasa (31/3/2026), dengan diikuti oleh lebih dari 150 pegawai.

 
 
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan menyelenggarakan pelatihan Microsoft 365 sebagai upaya mempercepat transformasi kerja digital dan meningkatkan kolaborasi berbasis teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid di Perpustakaan Ditjen Ketenagalistrikan pada Selasa (31/3/2026), dengan diikuti oleh lebih dari 150 pegawai.
 
Mengusung tema “Transformasi Kerja Digital dengan Microsoft 365”, pelatihan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kompetensi digital pegawai guna mendukung efektivitas, efisiensi, serta kolaborasi kerja di lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan.
 
Koordinator Kehumasan, Pengelolaan Data dan Informasi Ditjen Ketenagalistrikan Pandu Satria Jati menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang mendesak dalam menjawab tantangan kerja di era modern. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus dioptimalkan untuk mendukung kinerja organisasi.
 
“Transformasi kerja digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui kegiatan ini, kami mendorong seluruh pegawai untuk dapat memanfaatkan Microsoft 365 secara optimal guna meningkatkan efektivitas kerja, kolaborasi tim, serta kualitas layanan organisasi,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, Pandu menambahkan bahwa pelatihan ini juga menjadi bagian dari penguatan komunitas belajar internal sebagai wadah berbagi pengetahuan dan peningkatan kapasitas pegawai. Ia juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Microsoft 365 di lingkungan Ditjen Ketenagalistrikan masih perlu dioptimalkan, khususnya pada fitur kolaborasi seperti SharePoint dan Microsoft Teams. 
 
"Padahal, platform ini memungkinkan kita bekerja secara kolaboratif dari mana saja, termasuk dalam penyusunan naskah kebijakan maupun administrasi perkantoran tanpa harus selalu hadir di kantor,” jelasnya.
 
Pada sesi pemaparan, Technical Consultant Denny Wahyudianto menjelaskan bahwa Microsoft 365 dirancang untuk mendukung pola kerja yang fleksibel dan terintegrasi. 
 
“Microsoft 365 memungkinkan kita bekerja di mana saja ( _anywhere_ ), kapan saja ( _anytime_ ), dan menggunakan perangkat apa saja ( _any device_ ), sehingga kolaborasi dapat dilakukan tanpa harus bergantung pada pengiriman dokumen melalui email atau berbagi tautan secara manual,” jelasnya.
 
Selain itu, Microsoft 365 juga menghadirkan keunggulan berupa kolaborasi secara real-time, integrasi antar aplikasi, serta dukungan penyimpanan berbasis cloud yang aman. Dengan demikian, proses kerja menjadi lebih efektif karena pengguna dapat mengerjakan dokumen yang sama secara bersamaan tanpa kendala berbagi file secara manual.
 
Melalui kegiatan ini, Ditjen Ketenagalistrikan berharap seluruh pegawai dapat semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi digital, sehingga mampu mendorong terwujudnya budaya kerja yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi. (MN)
Dipublikasikan: Selasa 31 Maret 2026